Author: dbgoog99

  • Foto Bugil Charity menunjukkan tubuhnya yang lentur dan menyebar vaginanya botak

    Foto Bugil Charity menunjukkan tubuhnya yang lentur dan menyebar vaginanya botak


    2334 views

     

    Duniabola99.com – foto cewek cantik pirang Chartity bugil melepaskan semua pakaiannya menampilakan toketnya kecil padat dan menampilkan memeknya yang bulunya sudah dicukur habis sambil berpose hot disofa putih empuk.

    Kumpulan majalah online dewasa, Foto majalah dewasa, cerita dunia, Dunia artis, Dunia maya, Dunia model, Popular word, Foto Cewek Cantik, Foto Cewek Seksi, Foto cewek cantik asia, Cewek mulus, cewek tokek besar, cewek cantik, cewek seksi, Foto cewek tokek kecil, Foto cewek tokek besar, Foto cewek manis

  • Hentai023

    Hentai023


    2334 views

  • Foto Bugil Gadis muda berkulit putih bangga menampilkan vaginanya yang tidak berbulu

    Foto Bugil Gadis muda berkulit putih bangga menampilkan vaginanya yang tidak berbulu


    2334 views

    Duniabola99.com – foto gadis cantik putih bugil di kamar mandi toket kecil dan mengangkang lebar ditoilet menampilkan memeknya yang tanpa bulu dilantai kamar mandri beralas haduk memeknya yang tanpa bulu dan tembem.

  • Video Bokep Yui Shimazaki memeknya dijilat dipojok ruangan

    Video Bokep Yui Shimazaki memeknya dijilat dipojok ruangan


    2334 views

    Agen IDN Poker

  • Foto Ngentot Ibu yang terangsang mengendus-endus celana dalam anak tirinya sebelum bergabung dengan 3some

    Foto Ngentot Ibu yang terangsang mengendus-endus celana dalam anak tirinya sebelum bergabung dengan 3some


    2333 views

    Duniabola99.com – foto ibu tiruku sange melihat aku melakukan mastrubasi dan mencium celana dalamku berakhir ngentot bertiga dengan pacarku yang berkonol gede dan perkasa.

  • Foto Bugil cewek pirang lepas pakaian dalam pink memperlihatkan vaginanya

    Foto Bugil cewek pirang lepas pakaian dalam pink memperlihatkan vaginanya


    2333 views

    Duniabola99.com – foto cewek pirang kurus melepaskan gaun pinknya yang tipis dan tembus pandang memperlihatkan toketnya yang kecil dan memamerkan memeknya yang tembem dan tanpa bulu yang sangat hot sambil berpose ngangkang diatas kursi sofa putih. Situs Judi Online 

    Foto cewek pangilan, Foto model asia seksi mulus, Fodel indonesia seksi mulus, Foto tante girang, Foto tante seksi, cewek pangilan, cewek boking, Koleksi foto cewek cantik, Kumpulan Foto Wanita Cantik, Kumpulan Foto Gadis Sunda Cantik, 7 Cewek Canti,

  • Blonde milf fuck a hard cock in jail

    Blonde milf fuck a hard cock in jail


    2332 views

  • Video Bokep Eropa seketaris Shyla Ryder ngentot dengan atasan dikantor

    Video Bokep Eropa seketaris Shyla Ryder ngentot dengan atasan dikantor


    2331 views

  • Foto Bugil ibu rumah tangga menyebarkan bibir vaginanya yang panas dan masturbasi

    Foto Bugil ibu rumah tangga menyebarkan bibir vaginanya yang panas dan masturbasi


    2331 views

    Duniabola99.com – foto ibu rumah tangga cantik toket gede memek penuh jembut buka bukaan di atas sofa. 

    Foto cewek pangilan, Foto model asia seksi mulus, Fodel indonesia seksi mulus, Foto tante girang, Foto tante seksi, cewek pangilan, cewek boking, Koleksi foto cewek cantik, Kumpulan Foto Wanita Cantik, Kumpulan Foto Gadis Sunda Cantik, 7 Cewek Canti,

  • Video Bokep Asia  Cewek panggilan jepang cantik Ema Kato

    Video Bokep Asia Cewek panggilan jepang cantik Ema Kato


    2331 views

  • Foto Ngentot cewek muda Asia yang lucu, Tan, menunjukkan putingnya yang panjang dan keras

    Foto Ngentot cewek muda Asia yang lucu, Tan, menunjukkan putingnya yang panjang dan keras


    2331 views

    Duniabola99.com – foto pelacur asia yang memeknya masih sempit dibayar oleh turis asing untuk melakukan hubungan sex ngentot yang hot didalam kamar hotel dan mendapatkan tembakan sperma yang banyak kemukanya.

  • Foto Ngentot Mia Malkova memiliki pantat yang bahenol

    Foto Ngentot Mia Malkova memiliki pantat yang bahenol


    2331 views

    Duniabola99.com – foto cewek pirang pantat bahenol dan memeknya yant tembem Mia Malkova di jilati memeknya yant tembem oleh pria berkonol besar dan membobol lubang pantatnya yang behenol diatas kursi sofa hingga merasakan kenikmatan tiada tara dan menembakkan air mani yang banyak kemulutnya. Agen Sbobet Terpercaya

  • Video Bokep Eropa  ngentot dennga kontol gede untuk pertama kalinya

    Video Bokep Eropa ngentot dennga kontol gede untuk pertama kalinya


    2330 views

  • Foto Ngentot  kontol hitam besar Gadis Sexy pakai Lingrie

    Foto Ngentot kontol hitam besar Gadis Sexy pakai Lingrie


    2329 views

    Duniabola99.com – foto cewek pakai lingrie sexy putih ngentot denga pria yang memiliki kontol gede hitam.

  • Video bokep suster Yui Hatano threesome dengan dokter dan pasien

    Video bokep suster Yui Hatano threesome dengan dokter dan pasien


    2328 views

  • Hentai006

    Hentai006


    2327 views

  • Foto Bugil cewek Latin Carol Lopez bugil dan mastrubasi sebelum tidur

    Foto Bugil cewek Latin Carol Lopez bugil dan mastrubasi sebelum tidur


    2327 views

    Duniabola99.com – foto cewek latin melakukan mastrubasi sebelum tidur dan mancapai kepuasan klimax yang sangat merangsang diatas ranjang.

  • Vidio bokep Ava Taylo anak sekolahan pertama kali ngentot threesome

    Vidio bokep Ava Taylo anak sekolahan pertama kali ngentot threesome


    2327 views

  • Video bokep Jepang toket gede Maya Mizuki mijit saat mandi

    Video bokep Jepang toket gede Maya Mizuki mijit saat mandi


    2326 views

  • 1-Rara Unno Ayaka Haruyama laforet girl 50

    1-Rara Unno Ayaka Haruyama laforet girl 50


    2325 views

  • Anna Mizukawa ngentot dengan pelayan hotel dikamar sangat becek

    Anna Mizukawa ngentot dengan pelayan hotel dikamar sangat becek


    2325 views

  • Kisah Memek Hilang Perawan Demi Pendidikan

    Kisah Memek Hilang Perawan Demi Pendidikan


    2325 views

    Duniabola99.com – Kali ini menceritakan pengalaman sex dari seorang Pria yang bernama Wisnu. Pengalaman sex ini bisa dibilang mengharukan dan menyenangkan. Karena Wisnu ini memperawani seorang gadis yang yang rela menjadi pemandu karaoke dan menjual tubuhnya kepada Wisnu hanya untuk membayar Ujian sekolahnya. Mau tahu kelanjutan ceritanya, Langsung aja yuk baca dan simak baik baik cerita dewasa ini.


    Perkenalkan namaku Wisnu, aku adalah salah satu staff disalah satu perusahaan asing Di Jakarta. Setelah lulus kuliah, dan mendapatkan pekerjaan, aku merasa dunia ini penuh dengan hal yang baru, dan penuh dengan warna. Berawal dari mengenalnya seorang Wanita yang bernama Resti. Resti ini berumur sekitar 18 tahun, diusianya yang sekarang ini layaknya bunga dia sedang mekar-mekarnya dan sedap dipandang.
    Pertama kali aku bertemu dengan resti yatu ketika kantorku mengadakan gathering disalah satu tempat hiburan di Jakarta. Resti ini adalah pemandu karaoke di sebuah tempat karaoke yang baru saja buka 2 bulan yang lalu. Ketika itu aku awalnya aku hanya iseng-iseng untuk sekedar ngobrol saja dengannya. Resti mengaku bahwa dia terpaksa menjadi seorang pemandu karaoke demi membayar ujian sekolahnya.

    Pasti terbayangkan para pembaca, demi sekolahnya Resti rela menjadi pemandu karaoke (sungguh mengharukan ) . Jujur saja dari awal aku melihat Resti, aku sangat tertarik dengan bentuk tubuhnya yang membuat birahiku membara. Dalam hati aku berbica ( aku harus bisa menaklukkan dia ).Singkat cerita, dengan tekad yang kuat aku mendekati dia, pada akhirnya aku bisa menakluk Resti.


    Jujur saja, aku ini memang suka sekali mempermainkan wanita hanya untuk memuaskan gairah Sexsku saja. Namun sebejat-bejanya aku, aku dulu pernah berjanji pada diri sendiri, bahwa aku tidak akan pernah mempermaikan wanita yang Masih perawan. Tapi nampaknya kali ini aku akan melanggar janjiku sendiri, mungkin saja karena Resti ini memang terlampau menarik bagiku.

    Ketika itu pada saat aku mulai mencumbu Resti, dimana bibir kami saling bersentuhan, dengan disusul dengan tanganku yang mulai menjelajahi payudaranya. Nampaknya Resti mulai menikmati permainanku dengan tanda dia mulai mendesah seakan dia terbakar oleh tanganku yang memainkan payudaranya. Mungkin saja karena Resti ini memang belum pernah tersentuh oleh tangan jahil Pria.

    Ditambah lagi ketika lidahku mulai berpindah menjilati payudara dan klitorisnya, sungguh tidak terhitung dia mendesah dan mendapatkan Klimaks berkali-kali. Pada saat itu Resti aku ajak di hotel “B”, sesampainya disana, dengan cepatnya kulucuti busananya satu persatu. Aku melucuti, sembari aku memberikan ciuman bertubi- tubi di bibir dan lehernya, hal itu membuat Resti tidak sadar dengan apa yang sedang aku lakukan.
    Kutempelkan kejantananku yang Masih terbungkus jeans ke kakinya untuk menambah sensasi bagiku dan baginya. Kumulai manuver yang menjadi favoritku, jelajahan lidah ke sekujur tubuh. Aku mulai dari mulut dan bergeser ke arah lehernya, sementara tanganku mulai menemukan mainan yang sangat mengasyikkan, bungkahan payudara yang sangat kenyal, dan menantang.


    Resti memiliki payudara yang kencang, ditambah lagi putingnya Masih berwarna merah muda. Tidak sabar segera kusapukan lidahku menyusul tangan yang sudah mendahului. Tubuhnya mulai mengejang, menunjukkan Resti sudah memperoleh Klimaksnya yang pertama. Ditambah lagi dengan desahan-desahan sembari menyebut-nyebut namaku,

    “ Oughhh… Mas… Nikmat sekali Mas… Ssss… Aghhh… ”, desahnya penuh nikmat.
    Lenguhan perlahan namun ragu-ragu, menunjukkan betapa amatir wanita dalam pelukanku ini. Seolah tidak puas tanganku mulai merayap merasakan kehangatan kewanitaannya yang sudah teramat basah. Kudapati klitorisnya yang sudah mengeras dan licin, memudahkanku untuk mempermainkan dengan tangan. Tidak kuhentikan jilatan-jilatan lidahku di putingnya.

    Sekali lagi dia mengejang, dan melenguh menggapai Klimaks keduanya. Tanpa memberi kesempatan untuk beristirahat, mulai kuturunkan jilatan- jilatanku kearah perut, dengan tujuan yang pasti, kitoris, Jilatan-jilatan yang turun perlahan dari payudara ke perut, mulai membangkitkan semangatnya kembali. Kususuri perut langsingnya dan kubiarkan bermain- main agak lama di sana.

    Hal itu menimbulkan rasa geli dan penasaran baginya. Kuturunkan lagi lidahku menuju ke selangkangan yang semakin lembab miliknya, hingga kudapati klitorisnya yang semakin mengkilat dan keras. Indah memerah merekah dan bau khas cairan kewanitaan yang sangat kusuka, namun milik Resti ini lain, bau yang harum, menunjukkan betapa terawat tubuhnya.


    Tidak lama lidahku memainkan klitorisnya, sambil sekali-sekali kususupkan ke liang kewanitaannya, kembali dia mengejang dan meracau tidak menentu sambil menyebut-nyebut namaku,
    “ Oughhh… Mas,… Ough… shhhh! Sudah Mas… Ssss… Aghhh…”, desahnya lagi.
    Kuhisap cairan yang meleleh keluar dari kewanitaannya, Rasanya sangat khas dan memabukkan. Lenguhan-lenguhan yang bisa membuatku gila, namun otidak warasku Masih bisa berpikir. Jika dengan sentuhan-sentuhan dan jilatan-jilatan itu saja bisa membuat Klimaks Resti lebih dari sekali, jangan-jangan dia Masih murni dan perawan.

    Mulai kuangkat tubuhku dan dan kubaringkan sejajar disampingnya serta kulucuti pakaian yang menempel ditubuhku tanpa kecuali. Kutarik tangannya untuk mulai mempermainkan Kejantananku. Ada tolakan keras dari Resti, jangankan untuk memberikanku kepuasan, untuk menyentuh kejantananku-pun dia tidak mau. Dalam hati aku berkata ( Terus harus bagaimana aku bisa memperoleh kepuasan !!!)
    Semabri terus berusaha merayu, aku kembalimenjilati payudaranya untuk membuatnya kembali terbuai, dan sepertinya berhasil. Kurasakan lagi tubuhnya mulai membara lagi. Kulihat gelengan kepala saat kucoba lagi untuk meraih tangannya. fantasiku yang liar membuatku semakin tidak tahan, aku harus mendapatkan kepuasan itu.

    “ Ya, kalau gitu diMasukin aja, ya ? ”, ucapku pada Resti.
    Tanpa menunggu jawaban dari Resti, dan dengan sedikit reaksi keberatan resti, aku mulai menggesekkan Kejantananku ke liang kewanitaan Resti yang sudah basah. Saat itu hanya sekedar bergesekan, aku belum berniat untuk meMasukkan Kejantananku ke dalam kewanitaannya. Sensasi yang sangat menggairahkan itu membuat Resti terhanyut dengan permainanku.

    Ditambah lagi sat gesekan Kejantananku mengenai klitorisnya yang mengeras itu, beuh… Restipun kembali terdengar mendesah seperti terbang kelangit ke tujuh,
    “ Oughhh… Ssss… Aghhh… ”, desahnya.
    Hal itu menimbulkan tanya dalam benakku, bagaimana lagi rintihannya jika Kejantananku kuMasukkan dalam kewanitaannya ? Tidak tahan dengan rasa penasaran itu, mulai kuselipkan kepala baja Kejantananku dan kurasakan tangannya menggapai pinggangku, menahan aku untuk tidak melesakkan Kejantananku lebih dalam lagi. Ada lonjakan pinggul dan geraman perlahan keluar dari mulutnya.

    Lalu kucabut lagi Kejantananku untuk meningkatkan sensasi lain untuknya. KuMasukkan lagi perlahan-lahan Kejantananku, sebatas kepala kejantananku dan kembali tangannya menahan tubuhku. Kembali ada gerinjal perlahan pinggul dan geraman serta nafas tertahan dari Resti seolah kehabisan nafas, disusul kejatan-kejatan seluruh tubuhnya manggapai Klimaksnya untuk kesekian kali.
    “ Oughhh… Mas,… Ough… shhhh! ”,
    Kucabut lagi, dan kususupkan Kejantananku dan perlahan- lahan kutambah kedalamannya tanpa dia sadari, hingga tidak ada lagi yang tersisa. Seluruh kejantanan Kejantananku telah habis memenuhi liang kewanitaannya. Mulai kuayun tubuhku secara perlahan- lahan seolah memompa kewanitaannya, dapat kurasakan cairan yang mulai meleleh keluar mengenai selangkanganku.

    Mungkin karena gerakan memompa yang perlahan- lahan itulah, kurasakan tubuh Resti mulai membara kembali, ditandai dengan lenguhan tertahan dan goyangan pinggul yang Masih tertahan keraguan. Tidak lama goyangan perlahan tubuhku, kembali dia mengejat- ngejat bagaikan ikan kehabisan air diiringi rintihan yang membuatku mabuk,
    “ Oughhh… Mas… Ough… Sss… Aghhh… ”,
    Semakin kupercepat ayunan tubuhku untuk segera mengejar ketinggalanku darinya. Tidak tertahan lagi lenguhan yang juga semakin cepat seiring kayuhanku yang semakin cepat,
    “ Ughhh… Aghhh… Yeah… Oughhh…”,
    Dengan perlahan penuh keraguan namun tidak tertahan dan mempengaruhi otidak kecilku untuk segera menghabisinya. Mendadak kuhentikan kayuhanku, dan kucabut Kejantananku dari kewanitaannya, dan kemudian kupandangi wajahnya. Tidak tahan dengan perlakuanku itu, terasa ada tarikan halus dari tangannya untuk melanjutkan permainan yang sengaja kutunda itu.

    Kulesakkan lagi kejantanan Kejantananku dengan agak kasar menghujam ke kewanitaannya. Tidak tertahan lagi lenguhan panjang tanpa ada keraguan yang tersisa,
    “ Aghhh… Ughhh… Oughhh… ”,
    Kuayunkan badanku tanpa ragu lagi dengan sepenuh tenagaku, semakin tidak menentu pula rintihan yang hinggap ditelingaku, sehingga memancing kenikmatan yang sudah mulai tidak dapat kubendung lagi, Segera kucabut Kejantananku dan kugesekkan ke kewanitaan bagian luar dan klitorisnya. Kugapai ejakulasiku dengan kutekankan Kejantananku ke bawah perutnya untuk mencari sensasi. Dan ,
    “ Crot… Crot… Crot…”
    Seolah terjepit dengan kehangatan kewanitaannya, air maniku menyembur dengan derasnya di antara perut kami seiring dengan lenguhan panjang kami berdua,
    “ Oughhhhhh… Ssss… Aghhhhhhhhhhhh… ”, desah panjang kami berdua.


    Entah berapa kali aku mendapatkan Klimaksku. Dan entah untuk yang keberapa kali bagi Resti Klimaks. Kugulingkan badanku sambil memejamkan mata, menikmati sisa-sisa kenikmatan yang tidak tertahan hingga ujung rambutku. Sementara itu Resti menarik selimut dan berbalik memunggungiku, dan tidak berapa lama kudengar nafas lembut teratur, tanpa meperdulikan cucuran keringat dan lelehan air mani yang Masih ada di tubuhnya, lalu Resti tertidur pulas.

    Sentuhan-sentuhan nakalku-pun tidak mampu membangunkannya dari mimpinya. Niatku semula yang ingin segera mengulangi permainan ranjang itu aku urungkan. Perlahan tapi pasti nafsuku yang siap menggelora lagi itu menjadi padam. Tidak tega aku kalau ingat bahwa dia telah mengalami Klimaks yang menguras tenaga itu berulang kali. Begitu sensitifnya Resti, seolah-olah gesekan celana dalamnya sendiri saat dia berjalanpun bisa membuatnya terkulai penuh kenikmatan.

  • Foto Ngentot Carter Cruise pakai sepatu bot dientot gurunya dikantor

    Foto Ngentot Carter Cruise pakai sepatu bot dientot gurunya dikantor


    2325 views

    Duniabola99.com – cewek pirang Carte Cruise pentil bertindik dan memeknya yang betbulu lebat tercukur rapi ngentot dengan gurunya dikantor disaat semua orang sudah pulang dan menembakan spermanya ke pantat.

  • Video Bokep jepang Ema Kato lagi interview diminta hisap kontol

    Video Bokep jepang Ema Kato lagi interview diminta hisap kontol


    2324 views

  • Kisah Memek Tentang Vita

    Kisah Memek Tentang Vita


    2324 views

    Duniabola99.com –Aku punya seorang pacar yang kuliah di salah satu universitas ternama yang berlokasi di daerah Grogol. Karena berasal dari daerah jawa Timur, maka pacarku tinggal di sebuah kost khusus mahasiswi. Saya sendiri sudah bekerja, dan juga berasal dari universitas yang sama.


    Secara keseluruhan, pacarku sangat baik, setia dan cantik, tetapi masih konvensional, alias tidak mau berhubungan sex sebelum menikah resmi. Sebaliknya, saya termasuk laki-laki yang mempunyai libido tinggi. Sementara ini saya hanya bisa memuaskan nafsu birahi saya dengan masturbasi, tetapi keadaan berubah 180 derajat setelah saya jadian dengan pacarku.

    Setelah pulang kerja, saya langsung mengunjungi kost pacarku yang bernama Fransisca. Saya bagaikan masuk ke sebuah alam erotis ketika mengunjungi kostnya. Ada sekitar 8 penghuni yang terdiri dari mahasiswi tingkat 1 sampai tingkat 4 (Fransisca telah sampai pada tingkat 4), satu diantaranya yang tingkat 3 memiliki wajah yang cantik, namun badannya tidak selangsing Fransisca.

    Namanya Vita, kamarnya ada di lantai 3. Aku sering membayangkan bersetubuh dengan Vita, dan penisku memberikan reaksi yang sangat menyenangkan, yaitu orgasme. Aku sering bermasturbasi sambil membayangkan Vita, sampai akhirnya timbul sebuah ide nekat dan gila di benakku. Disinilah awal dari petualanganku yang nekat.

    Aku memutuskan untuk mencuri celana dalam Vita. Telah beberapa kali aku naik ke lantai 3 bersama dengan Fransisca, di lantai 3 ada sebuah rak khusus yang digunakan oleh pembantu kost untuk menaruh pakaian yang telah dicuci. Bagusnya lagi, masing-masing rak telah diberi nama supaya memudahkan pengambilan oleh pemilik baju (dan tentunya memudahkanku juga untuk mengambil celana dalamnya).

    Suatu sore ketika aku berkunjung, anak-anak kost yang lain bergerombol keluar untuk makan malam. Kebetulan juga, Fransisca sedang mandi, biasanya memakan waktu sekitar 15 sampai 25 menit. Aku mempunyai banyak waktu untuk melaksanakan rencanaku. Dengan jantung yang berdebar keras, keringat membasahi tubuhku, perasaan was-was dan tentunya penisku yang berdiri kegirangan.


    Terdapat 3 buah celana dalam yang berbahan licin dan halus di bawah 3 tumpuk BH nya. Langsung kuambil yang berwarna kulit (ada 2 warna; satu berwarna pink dan sisanya berwarna kulit) dan kutempelkan pada wajah horny ku dan kuhirup aromanya. Sayangnya yang tercium hanyalah wangi pelembut cucian, tetapi tetap tidak mengurangi rasa horny ku. Segera kumasukkan ke kantong celanaku dan meninggalkan TKP untuk menghindari resiko yang tertangkap yang memalukan. Aku kembali menunggu di lantai 2 dengan perasaan yang berdebar-debar takut ketahuan.

    4 jam kemudian aku sudah sampai rumah. Langsung kumasuki kamar mandi, kulepas celana dan dan celana dalamku, kejantananku sudah basah dan siap untuk menerima hadiah yang telah ditunggu-tunggu. Dengan perasaan deg-deg-an ku keluarkan celana dalam Vita dan sekali lagi kutempelkan pada wajahku.

    Kuposisikan sisi dalam yang langsung bersentuhan dengan bibir vaginanya pada hidungku. Meskipun hanya tercium wangi dari pelembut, kubayangkan aku sedang menghirup aroma exotis dari vaginanya. Secara refleks, lidahku terjulur keluar dan kubayangkan sedang menjilati celah cintanya. Penisku makin bertambah keras dan panjang.

    Kuposisikan bagian selangkangan celana dalamnya di kepala kejantananku, kemudian kubalutkan bagian lain dari celana dalamnya pada batang penisku. Tangan kiriku menggenggam penisku yang terbungkus oleh pengganti vagina Vita dan langsung mengocoknya dengan perlahan-lahan.

    Gesekan yang terjadi menimbulkan rasa sedikit perih pada penisku, tetapi hilang secara berangsur-angsur karena dilumasi oleh cairan pra ejakulasiku. Irama masturbasi kupercepat. Getaran-getaran listrik yang erotis terus membombardir syaraf-syaraf penis dan otakku. Akhirnya orgasme pun datang dengan indah. Tangan kananku menyingkap sebagian dari celana dalam Vita untuk mengeluarkan kepala penisku.

    Sebetulnya aku ingin sekali mengeluarkan cairan kenikmatanku pada celana dalamnya, tetapi itu akan meninggalkan bukti yang jelas. Tiga semprotan panjang dan kuat mengawali arus orgasmeku yang indah. Setelah kenikmatan duniawiku berakhir, ku lepas celana dalamnya dari penisku dan mengamatinya. Terdapat bercak basah yang disebabkan oleh cairan pra orgasme ku.


    Di satu pihak aku ingin sekali meninggalkan jejak birahiku, tetapi di lain pihak aku takut ketahuan. Kalau ketahuan akan sangat memalukan dan menyusahkan. Kuputuskan untuk membiarkan apa adanya, kusimpan CD tersebut pada kantong celanaku dan kulanjutkan dengan mandi.

    Malamnya aku bermasturbasi kembali dengan CD Vita. Benar-benar pengalaman yang menegangkan dan seksi.

    Keesokan sorenya keadaan masih kondusif dan kukembalikan CD yang telah kunodai dan kuambil lagi yang lain, kali ini berwarna merah muda. Berbahan tipis licin dan halus dengan sedikit renda bermotif pada bagian depan. Hal ini terus berlanjut, terkadang hanya ada sebuah CD pada tumpukan bajunya, sehingga aku terpaksa harus melakukannya dengan cepat di wc kos. Minggu berikutnya aku dikejutkan dengan impianku. Ketika ku hirup aroma dari CD nya, aku mencium sesuatu yang sudah kukenal dengan baik, dan kejantananku pun membenarkannya.

    Aku mencium aroma exotis dari CD nya. Bagian CD yang bersentuhan langsung dengan surga duniawinya terasa agak lembab dan kaku. Tidak salah lagi, ini adalah aroma segar dari madu cintanya. Setelah sampai di rumah, ku tempelkan CD Vita pada mulut dan hidungku, dan kuhirup dalam-dalam. Jantungku berdebar kencang karena kegirangan tetapi ada juga rasa takut yang menyelimuti pikiranku.

    Apa maksud dari semua ini? Tapi saat ini aku tidak peduli. Langsung kubalutkan penisku dengan CD nya dan masturbasiku terasa beda, lebih indah, lebih menggetarkan. Kali ini aku benar-benar hilang dalam kenikmatan yang dihasilkan oleh penisku. Sampai akhirnya madu murniku bertemu dengan madu cinta Vita. Entah berapa gelombang kenikmatan orgasmik yang kualami. Ketika tersadar, bagian selangkangan CD nya telah dipenuhi dengan madu kental berwarna putih kekuningan.

    Keesokan harinya kukembalikan CD yang kuambil kemarin dan kutukar dengan yang baru. Celana dalamnya juga masih memiliki aroma exotis yang sama. Tidak terlihat perubahan pada sikap dan ekspresi wajah Vita ketika kami saling bertemu pandang. Hari berikutnya aku dikejutkan dengan celana dalam Vita yang benar-benar masih basah, aromanya benar-benar segar dan memabukkan.

    Sepertinya Vita baru saja selesai bermasturbasi dan sengaja membiarkanku menemukannya. Kesadaranku telah diambil alih oleh penisku, langsung aku masuk kamar mandi yang letaknya berseberangan dengan kamar Vita.


    Kepala kejantananku tidak henti-hentinya bergetar ketika bagian selangkangan yang basah itu menempel dengan lembut dan hangat. Baru saja kukocok beberapa kali, tiba-tiba terdengar ketukan pada pintu kamar mandi. Aku terkejut dan dengan cepat menyimpan kembali kejantananku dan mengantongi CD Vita, dan berpura-pura menyiram closet.

    Ketika pintu kubuka, Vita berdiri tepat di hadapanku dan mendorongku kembali dalam kamar mandi. Kali ini Vita juga berada di dalamnya. Keringat dingin bercucuran dari tubuhku. Tangan-tangan Vita langsung merogoh-rogoh semua kantongku dan akhirnya ia mendapatkan celana dalamnya yang kusimpan di kantong belakang.

    “Aku sudah tahu.. Ko Indra lah pelakunya..” ungkap Vita.

    Tiba-tiba Vita langsung membuka celanaku dan mengeluarkan penisku yang sempat melemas karena shock. Dengan kedua tangan ia membelai dan meremas-remas dengan lembut penisku yang sudah basah. Rasa horny dan keringat dingin masih menyelimuti tubuh dan pikiranku. Namun, kejantananku kembali berereksi di dalam belaian Jari-jari Vita yang cekatan.

    Pandangan Vita terus terpana pada penisku. Ketika penisku sudah mencapai ketegangan maksimalnya, mulut Vita sedikit terbuka, nafasnya memburu sambil mengeluarkan desahan halus. Kedua tangannya dengan perlahan namun mantap bermain dengan kejantananku. Suara di dalam hatiku mengatakan inilah saatnya, lagipula aku yakin Vita bukan lagi seorang gadis perawan.

    Kuangkat dagunya sehingga aku dapat melihat wajahnya dengan dekat. Ia menginginkannya, itulah ekspresi yang tertulis jelas pada wajahnya. Langsung kucumbu bibirnya yang segar dan kedua tanganku langsung menyingkap bagian bawah daster berwarna putih yang dimulai dari pertengahan paha. Kejantananku bergetar dan menjadi lebih keras dan panjang.

    Vita tidak memakai celana dalam, pantatnya yang lembut dan kenyal ku remas-remas. Demi menghemat waktu, tangan kiriku langsung mendarat di lembah cintanya yang kebanjiran, dan tangan kananku menuju puncak buah dadanya (juga tanpa BH). Dadanya yang berukuran 36C ku remas-remas dan klitorisnya pun mendapatkan pelayanan istimewa dari jari-jariku.

    Tubuh Vita tak henti-hentinya bergetar dan mempercepat irama kocokan tangannya pada penisku. Ku senderkan Vita pada dinding kamar mandi, kuangkat kaki kirinya, kemudian tangan kiriku menuntun kejantananku menuju lembah cinta duniawi.

    Vita hanya berdiri pasrah menunggu penisku. Ketika ujung kepala penisku bersentuhan dengan bibir vaginanya yang basah dan hangat, Aku pun sempat bergetar. Perlahan-lahan kudorong masuk kepala penisku. Tidak ada hambatan dan gesekan yang bearti, karena celah cintanya benar-benar basah dan licin. Mulut Vita terbuka lebar, matanya tertutup rapat.

    Kudorong lagi sampai hampir setengah dari panjang penisku, kemudian kutarik keluar dan kudorong masuk lagi. Sedikit demi sedikit akhirnya seluruh penisku sudah tertanam di dalam vaginanya yang sempit dan basah. Untuk sesaat aku tidak bergerak dan merasakan dinding-dinging liang cintanya mendekap kejantananku. Kulihat jam tanganku, hanya tersisa 10 menit sebelum Sisca keluar dari kamar mandinya.


    Vita memelukku dengan erat, aku langsung menyetubuhinya dengan perlahan-lahan. Setiap tarikan dan dorongan menciptakan sensasi erotis yang sangat indah. Irama kupercepat bagaikan piston mobil yang memompa dalam putaran mesin yang tinggi. Desahan dan erangan Vita makin membuatku bernafsu, apalagi tidak sampai 2 menit Vita sudah meluncur ke alam orgasme yang tiada batasnya. Aku jadi berpikir, siapa yang sebenarnya lebih horny dan menikmati permainan ini. Jawabannya sudah jelas.

    “Penisnya besar dan kuat sekali..” Vita membisikkan kata-kata tersebut di telingaku sambil terus menikmati persetubuhan ini.
    “Memangnya kamu belum pernah ketemu yang sebesar ini?”
    Vita menggeleng, “Punya cowokku cuma 5 cm dan kurus..”
    “Jadi lebih enak yang mana?” tanyaku.
    “Tentu saja punya Ko Indra, rasanya benar-benar pas..”

    Vita yang baru berumur 20 tahun benar-benar cocok dengan seleraku. Aku paling suka bercinta dengan daun-daun muda. Vita, daun mudaku yang cantik, akan kubuat dia tidak dapat melupakan persetubuhan ini. Setelah Vita selesai menikmati sisa-sisa orgasmenya, ia melepaskan diri dari dekapanku dan berlutut di hadapan kejantananku.

    Lidahnya terjulur dan menyapu sepanjang batang penisku yang basah diselimuti oleh madu cintanya. Dengan cekatan Vita menjilati penisku, kemudian mengulum kepala penisku yang merah. Mulutnya yang hangat ditambah dengan tarian liar yang dilakukan oleh lidahnya membuat penisku berdenyut-denyut seperti orgasme. Untuk beberapa saat ia hanya mengulum kepala penisku, kudorong kepalanya dengan lembut.

    Vita mengerti apa yang kuinginkan, ia mulai melahap seluruh batang penisku. Ia sedikit mengalami hambatan yang disebabkan oleh panjangnya kejantananku. Namun rongga mulutnya dengan cepat dapat beradaptasi, sehingga Vita pun bercinta dengan kejantananku menggunakan mulutnya. Guncangan kuat mengawali orgasmeku yang kencang dan hebat.

    Vita sempat tersedak dan mengeluarkan penisku dari dalam mulutnya. Kupegang penisku sambil mengocoknya, mulutnya yang terbuka menjadi sasaran tembak madu kejantananku. Beberapa tetes maduku mengenai hidung dan pipinya. Pemandangan yang erotis sekali. Vita menutup mulutnya dan langsung menelannya. Kemudian penisku kembali hilang di dalam mulutnya. Lidahnya sibuk menyapu sisa-sisa maduku dan dihabiskan semuanya.

    Kusuruh Vita berdiri, ia menatapku dengan expresi puas dan nakal, senyumnya yang manja ditambah dengan noda madu putihku yang masih menempel di wajahnya membuat ku horny lagi. Jari telunjuk dan tengah tangan kanannya menyapu hidung dan pipinya, kemudian jarinya langsung dikulum di dalam mulutnya.


    Sudah saatnya aku keluar dan menunggu di tempat biasa. Vita dengan cepat menyelipkan selembar kertas kecil ke kantong celanaku. Kertas itu berisikan no telepon Vita.

    Vita membantuku merapikan baju dan celanaku.

    “Besok, jangan ambil celana dalamku lagi..”

    Timbul rasa kecewa di dalam hatiku.

    “Langsung saja..” Vita menempelkan tanganku pada pintu kenikmatan duniawinya.

    Aku yakin ia telah merasakan arti sebenarnya dari bercinta. Meskipun kilat, namun menimbulkan kesan yang dalam. Kuhapus keringatku dengan tissue dan menyambut Sisca yang baru selesai mandi.


    Setelah hari ini hampir setiap hari kami bercinta kilat di kamar mandi lantai 3. Vita menjadi tempat pelampiasan nafsuku yang menggebu-gebu. Hubunganku dengan Vita hanyalah murni sebatas kenikmatan seksual, karena kami sangat menikmatinya.

  • Video Bokep Maya Kawamura bersama pacarnya didalam hutan

    Video Bokep Maya Kawamura bersama pacarnya didalam hutan


    2322 views

  • YUU TSUJII ngentot kontol gede berseragam sekolah

    YUU TSUJII ngentot kontol gede berseragam sekolah


    2322 views

  • Momo Aihara cewek gemuk ngntot diruangan sempit

    Momo Aihara cewek gemuk ngntot diruangan sempit


    2320 views

  • Hentai026

    Hentai026


    2320 views

  • Video bokep An Koshi pembantu cantik dan penurut

    Video bokep An Koshi pembantu cantik dan penurut


    2319 views

  • Video Bokep Angel Smalls tidak ragu ragu

    Video Bokep Angel Smalls tidak ragu ragu


    2319 views

  • Cerita Sex Ibu Majikanku Yang Benar- Benar liar Di Tempat tidur

    Cerita Sex Ibu Majikanku Yang Benar- Benar liar Di Tempat tidur


    2319 views

    Link BokepNarasi Seks Ngentot Ibu Majikanku yang Benar-benar liar di Tempat tidur – Awalnya ada pula cerita cabul yang membuat birahi seksual anda segera naik berjudul Narasi Seks Dewasa Asyiknya Bercinta dengan Seorang Pramugari. Saya betul-betul lemas dengar keputusan faksi management perusahaan ini hari. Bulan kemarin perusahaan telah sampaikan gagasannya untuk kurangi beberapa pegawai, termasuk sopir. Ini hari saya tahu saya termasuk yang terkena PHK.

    Istriku tidak banyak berbicara saat kutunjukkan surat penghentian hubungan kerja tersebut. Dia cuma melihati bayi kami yang baru berumur tiga bulan. Terpikir di pikiran kami bagaimanakah cara menjaga bayi ini tanpa tugas. Pesangon yang tidak berapa banyaknya tentu tidak akan tahan lama.

     

    narasi seks, supir, majikan, narasi seks liar di tempat tidur
    Narasi Seks Ngentot Sepanjang satu minggu penuh saya sibukkan diri iklan lowongan kerja di koran dan bertandang ke beragam jenis perusahaan untuk mencari pekerjaan. Hasilnya kosong. Untungnya sorenya istriku bawa berita bahagia.
    Pak Sulaiman, lelaki tua yang tinggal tidak jauh dari rumah kami terkena stroke. Dia harus istirahat keseluruhan dan stop menyupir untuk majikan nya. Kata istriku, majikan pak Sulaiman perlu supir baru selekasnya. Istriku menimbarkan selembar kertas tertulis nama dan alamat majikan Pak Sulaiman.

    Besok paginya saya segera melaju ke rumah Pak Tan, bekas majikan Pak Sulaiman. Rumah Pak Tan hebat besar dan eksklusif. Pembantu Pak Tan membuka pintu gerbang dan menyilahkan saya menanti di teras. Sesaat selanjutnya Pak Tan menjumpaiku. Dia seorang lelaki Cina tua, bos sebuah perusahaan perlengkapan masak di Surabaya.

    “Kamu tetangga Pak Sulaiman?” Bertanya Pak Tan.
    “Betul, Pak. Nama saya Andi”
    “Kamu terlihat muda sekali. Berapakah umurmu?” Bertanya Pak Tan.
    “24tahun, Pak”
    “Telah lama menjadi supir?”
    “tiga tahun, Pak”

    “Oke, Andi. Langsung. Kamu bisa menjadi supir individu istri saya. Istri saya ialah Tempat Manajer perusahaan. Dia harus banyak berkeliling-keliling ke cabang-cabang perusahaan di beberapa kota lain di Jawa Timur dan di Indonesia,” terang Pak Tan. “Upah tiga bulan awal Rp 1,dua juta. Sepakat?”

    “Sepakat, Pak”
    “Kamu mulai kerja ini hari!” kata Pak Tan.

    Satu minggu telah saya jadi supir Nyonya Tan. Dari pegawai kantor, saya tahu nama Nyonya Tan ialah Yena, sebuah nama yang cantik. Di dalam kantor, beberapa pegawai begitu enggan dan hormat kepadanya, dan tidak pernah ada yang berbicara jelek mengenai wanita hebat ini.

    Di mobil, saat tidak sedang menghubungi, Bu Yena tidak banyak berbicara. Seperti pagi hari ini diperjalanan ke Malang, ke arah kantor cabang. Dia cuma berbicara sejumlah patah kata jikamana saya terlampau cepat atau terlampau perlahan berkendara.

    Kami sampai di Malang saat sebelum tengah hari. Bu Yena majikan ku langsung pimpin rapat beberapa pegawai. Saya sendiri segera ke arah warung makan di muka kantor. Sesudah 3 jam menanti, perutku mulas. Tentu itu karena sambal pecel lele yang kumakan di warung barusan. Saya cari WC. Kata pegawai kantor, WC supir ada pada bagian belakang. Saya selekasnya menyelusup ke belakang cari WC yang diartikan, melalui lorong-lorong sempit setumpukan stock barang perusahaan.

    Sesudah usai dengan masalahku di dalam kamar kecil, saya berniat lagi di depan melalui lorong-lorong sempit tersebut. Dinding salah satunya lorong itu rupanya ialah kaca salah satunya ruangan kantor. Gorden dinding kaca itu terbuka sedikit, dan tidak menyengaja dari sela kecil itu saya menyaksikan sebuah episode hebat, yang sudah tentu bukan aktivitas kantoran umumnya.

    Seorang lelaki muda sedang asyik merengkuh, mencium dan dengan lidahnya mencari dada wanita yang saya mengenal benar, yaitu Bu Yena. di atas sebuah sofa di ruangan kantor kepala marketing cabang Malang.

    Sisi atas blus Bu Yena majikan ku lebar terbuka, memperlihatkan dadanya yang penuh dibalik BH yang tergerai samping. Bu Yena terlihat demikian nikmati tersebut. Kepalanya terdongak dengan mata terpejam bibirnya terbuka. Jika tidak ada dinding kaca ini, saya tentu bisa dengar desah-desah enaknya. Saya terdiam nikmati episode kecil di sela sempit tersebut.

    Tidak menyengaja lututku sentuh setumpukan stock barang pecah iris. Setumpukan piring jatuh bersebaran, memunculkan suara yang jelas kedengar dari di dalam ruang. Kusaksikan tindakan Bu Yena dan lelaki itu berhenti saat itu juga. Saya lari menjauh, tidak harus repot mengatur kembali piring-piring yang berantakan.

    Satu jam selanjutnya Bu Yena keluar kantor dan meminta kembali ke Surabaya. Saya tidak berani banyak berbicara dalam mobil. Bu Yena pun tidak, tetapi dia terlihat rileks sekali. Saya bertanya dalam hati apa dia mengetahui saya melihatnya barusan. Dua puluh menit selanjutnya, masih juga dalam perjalaan kembali ke Surabaya, dia keluarkan suatu hal dari tasnya.

    “Andi, berapakah umurmu?” Bertanya Bu Yena mendadak.
    “24 tahun, bu”
    “Telah menikah?”
    “Telah, Bu. Saya punyai bayi umur tiga bulan”

    Mendadak Bu Yena melempar satu amplop tebal ke bangku di sebelahku. Beberapa lembar 100 beberapa ribu terlihat dari ujung amplop yang terbuka.

    “Itu buat kamu dan anakmu. lima juta rupiah!” kata Bu Yena.
    “Buat saya?” tanyaku bingung.
    “Ya, buat kamu,” tegas Bu Yena.
    “Wah, buat apa ini, ya, bu?” tanyaku tidak memahami. Saya menyaksikannya dari kaca spion. Dapat kusaksikan Bu Yena majikan ku tersenyum dari kaca tersebut.

    “Ini uang tutup mulut. Saya tahu kamu melihat saya sedang bermesraan sama Alex barusan. Jangan ada yang mengetahui ini. Jika Pak Tan tahu, itu bermakna dari kamu. Dan kau pasti kehilangan tugas. Kunci mulutmu dengan uang lima juta itu, dan kau masih tetap dapat bekerja. Paham?” tutur Bu Yena tegas.

    Saya termenung sesaat. Kuberanikan berbicara, “Ibu tidak butuh memberikan saya uang tersebut. Saya akan tutup mulut. Ibu dapat pegang kata-kata saya” “Tidak! Mengambil saja! Dan jangan berbicara kembali!” tersebut kalimat paling akhir bu Yena. Selainnya, dia tidak berbicara kembali. Besoknya saya menyerahkan uang ke tabunganku tanpa bilang-bilang istriku. Dan seterusnya, saya tutup mulut rapat-rapat. Beberapa hari jalan seperti umumnya, tidak banyak yang berbeda.

    Yang sedikit berbeda ialah situasi dalam mobil. Akhir-akhir ini Bu Yena seringkali berubah tempat duduk. Jika umumnya dia duduk pas di belakangku, ini kali dia seringkali berubah ke kiri. Dia seringkali mengambil pandang ke arahku dari duduknya di mobil. Entahlah mengapa dia demikian. Yang terang saya tidak pernah berani melihatnya dari kembali spion.

    Pagi hari ini saya mengantarkan Bu Yena ke lapangan terbang Juanda. Dia akan bekerja mengecek cabang Bali sepanjang satu minggu . Maka, sepanjang satu minggu ini saya akan stand-by di dalam kantor Pak Tan sebagai pengemudi cadangan. Tetapi setelah siang sebuah sms masuk ke dalam HP-ku. Itu dari Bu Yena. Bunyinya, : Pengemudi cabang Bali sakit. Kamu ke Bali siang hari ini. Telah saya kirim uang buat membeli ticket pesawat. Kamu segera ke kantor Cabang Denpasar”.

    Selekasnya saya menghasilkan uang ticket dan alamat kantor Cabang Denpasar dari kantor Surabaya. Juga senang rasanya naik pesawat untuk pertamanya kali. 4 jam selanjutnya saya telah ada di Kantor Cabang Denpasar. “Saya semakin nyaman jika kamu yang nyupir,” kata Bu Yena demikian duduk di atas bangku belakang di mobil Cabang Denpasar. “Kamu banyak tahu jalanan di Denpasar, kan?” bertanya Bu Yena.

    “Ya, Bu. Saya tempuh SMA saya di sini,” kataku.
    “Baik, langsung ke Hotel Santika Kuta Beach,” perintah Bu Yena.

    Itil V3
    Sesudah check-in di hotel, saya sebelumnya sempat membawa barang ke kamar Bu Yena, sebuah kamar cottage pas di tepi pantai Kuta. “Ini uang buat mencari hotel kecil disekitaran sini. Mobil kamu membawa. HP-kamu perlu stand-by. Jika saya perlu keluar, saya akan telephone,” kata bu Yena.

    “Baik, bu!”

    Saya memperoleh hotel kecil tidak jauh dari Santika Kuta Beach. Jam tujuh malam kurang sedikit, setelah mandi, dan kenakan t-shirt, teleponku tergetar. Bu Yena kirim SMS. “Pengisi daya saya ketinggal di mobil. Dapat kau antara ke hotel?” begitu bunyi SMS tersebut. Saya selekasnya bergerak. Saat sampai di hotel, SMS Bu Yena tiba kembali, “Kamu telah tiba hotel? Dapat segera antara pengisi daya ke kamar saya?”

    Dengan pengisi daya pada tangan, saya mengarah ke sisi belakang hotel dan cari cottage bu Yena. Pada malam hari situasi cottage itu syahdu betul, dengan tanaman teduh, lampu redup di seputaran cottage dan suara ombak laut tidak jauh dari cottage. Saya mengetok pintu cottage.

    “Masuk saja, tidak digembok!” kedengar suara Bu Yena. Saya tidak berani secara langsung masuk. Sangsi saya berdiri di muka pintu.
    “Masuk, Andi!” suara Bu Yena cukup meninggi, 1/2 memerintah.

    Saya menggerakkan pintu. Bu Yena berdiri di dekat jendela yang menghadap ke pantai dengan satu gelas soft-drink dengan rambut tergerai dan senyuman manis. Berdebar-debar saya menyaksikannya. Tank-top merah ketat yang dikenai biarkan lekuk-lekuk dadanya kelihatan terang. Belahan dada yang cantik itu juga tidak terselinapkan. Saya melihat kakinya yang jenjang. Shorts putih yang teramat pendek itu menyuguhkan sepasang paha mulus yang kuat.

    “Ini pengisi dayanya, Bu Yena. Saya simpan sini, ya!” kataku grogi. Bu Yena jalan mendekatiku. Ya ampun! Langkah jalan itu, begitu getarkan dada. Seksi nian orang satu ini. “Kamu terlihat grogi,” tutur Bu Yena tenang, melihatku dengan pandangan penuh. Tidak pernah dia melihatku sebegitu rupa sebelumnya.

    “Saksikan sekitar. Sebuah kamar yang sangat nyaman dengan lampu redup, dan suara debur ombak. Prima sekali, kan? ” kata Bu Yena dalam kerlingnya. Wewangian farfum mahal itu menangkap hidungku. Saya tidak tahu Bu Yena berbicara apa, tetapi saya menjawab.

    “Ya, betul. Prima,” kataku. Saya undur langkah-langkah. Bu Yena semakin dekat ke arahku.
    “Apa yang kau sedang pikirkan saat ini?” bertanya Bu Yena. Mukanya tidak jauh dari mukaku,
    “Saya….eh…saya, harus selekasnya kembali. Saya tidak mau mengusik kesempurnaan situasi ini,” kataku.

    “Demikian?” kata Bu Yena perlahan, menempatkan gelas di atas meja di sampingnya. “Jika demikian, membalikin tubuh dan tutup pintu itu,” ucapnya selanjutnya. Saya mengikuti perintahnya. Saya mengubah tubuh, dan tutup pintu.

    “Tidak, demikian, Andi. Tutup dari dalam, bukan di luar!” tutur Bu Yena.
    Saya kaget. “Dari dalam? Tujuan Ibu?””

    “Ya, dari dalam. Dan kau masih tetap di sini. Kita hanya berdua di dalam kamar yang romantis ini. Tidak dapatkah kau saksikan tempat tidur itu? Tidak kah kau tahu mengapa saya panggilmu kesini? Tidak dapatkah kau saksikan begitu saya inginkanmu?”

    Saya diam terdiam. Tetapi ada benda yang mulai berasa mengembang di selangkanganku. Bu Yena dekatiku dan mengalungkan ke-2 tangannya ke leherku. “Pangil saya Yena saja. Membawa saya ke tempat tidur tersebut. Saya ingin kamu cumbui saya. Bercintalah denganku. Saya ingin sekali!” Belum saya ucapkan sepatah kata.

    Bibir Yena sudah landing di bibirku. Dilumatnya saya dengan rakus dan brutal. Entahlah mengapa saya tidak lagi sangsi. Kubalas lumatan bibir itu dengan tidak kalah brutal. Benar-benar manis dan fresh bibir tersebut. Yena selekasnya melepaskan kaosku dan melepaskan tank-topnya sendiri, biarkan dada cantiknya telanjang.

    Saya selekasnya menangkap dada cantik tersebut. Kukulum dan kuhisap mati-matian puting susu Yena. Saya percaya itu yang dia sukai dan dia ingin sekarang ini. Dan saya betul. Dia mengeluh dan mendesah dan membiarku saya mengeksploitasi dada dan lehernya dengan bibir dan lidahku.

    Kukulum halus puting merah jambu itu dan kurema-remas dengan irama yang embut juga. Badan Yena tergetar luar biasa. Dengan kecupan terus-menerus dan dorongan dadanya juga, dia gerakkan saya ke tempat tidur dan menindihku dengan terus-menerus, tetap dengan kecupannya yang semakin brutal.

    “Susuku. Saya ingin kau hirup putingku kembali. Susuri sekujur dadaku. Untuk aku nikmat. Untuk aku melayang-layang, Andi!”
    “Kau akan peroleh yang kau ingin, Yena” kataku tersengal.

    Kuberi Yena jilatan-jilatan rakus di puting dan seputaran susunya. Dia membalasanya dengan pergerakan yang terbiasa dan trampil. Dibalasnya saya dengan mengisap dan menggigit kecil putingku. Dan debur ombak pantai Kuta seperti tiba-tiba menuntun Yena untuk mintaku melepas celana pendek yang dikenai itu, dan dia tidak sabar menolong saya melepas celana jeansku.

    “Lepas celanaku, Andi. Lepas dan berikan saya kejantananmu,” Yena mendesah saat mulai kuraih celana itu untuk kulorotkan. Tempik cantik dan manis wanita Cina itu menyembul dengan keramaian rambut lembut yang menyemut disekelilingnya.

    “Kamu ingin saya menggerayangi ini dengan lidahku?” tanyaku.
    “Itu yang saya ingin. Do it!” kata Yena.

    Dia menolong dirinya telentang dan raih kepalaku. Kubenamkan mukaku di tempik Yena dan kumainkan lidahku, menyerobot sedalam mungkin ke seantero vagina yang basah dan lapar tersebut. Yeni mendesah, mengeluh, mendesah dan mengerang nikmat. “Ohhhh! ooouhhhh! Ouuuhhhh, Andiiiii! That’s good. Terussss. Terusss. Ouuuh!” Yena terus mengeluh antara debur ombak pantai.

    Sesaat selanjutnya, dia mengusung kepala dan raih penisku. “Saat ini kau harus rasakan balasanku,” canda Yena. Dia menelan bulat-bulan penisku dan mengulumnya penuh nikmat. Iapun menarik penisku mundur-maju dimulai dari kecepatan rendah, sedang dan kecepatan tinggi dengan capitan mulutnya. Saya tersengal-sengal dibikinnya. Benar-benar pakar wanita ini memberi kepuasan pada penisku. Betul-betul mabok saya dibikinnya.

    Tidak sabar kembali saya. Libidoku telah naik ke ubun-ubun. Saya menindihnya, serang susunya satu kali lagi dan membuat Yena menggeliat liar pada tempat tidur tersebut. Yena lebih tidak sabar . Dia membetot penisku dan menolongku cari tempik basahnya.

    “Senangkan saya, berbahagiakan saya, Andi. Saya ingin kamu semenjak pertama saya menyaksikan kamu!
    “Kamu kebanyakan minta, Yena,” kataku.

    Kubenamkan penisku ke vaginanya yang basah melawan. Kupompa dengan penuh kehalusan dengan pergerakan yang kusesuaikan dengan debar napas Yena. Kubiarkan penisku cari beberapa titik nikmat di vagina Cina seksi ini. Kuberi dia bonus gigitan-gigitan kecil di puting dan sekujur susunya. Ini membuat Yena suka bukan bermain. Tidak dapat kujelaskan rintihan, desahan dan erangan Yena.

    Saya dan Yena bercinta tadi malam jemu. Yena cuma memberikan istirahat sesaat saat sebelum dia mulai serang saya kembali. Dia punyai banyak tehnik permainan yang membuatku terperanjat. Dan dia selalu minta, minta dan minta. Ini membuat saya harus menyeimbanginya terus, berapakah kalipun dia meminta.

    Kami ada di Bali satu minggu penuh. Yena pandai membuat argumen tidak untuk perlu tiba ke kantor cabang. Dia cuma ingin saya mencumbunya terus dan terus tidak ada habis. Saat malam paling akhir saat sebelum kembali ke Surabaya, saya dan Yena bercinta dalam sleeping-bag setelah larut malam di pantai yang sunyi.

    Demikian kembali ke Surabaya, Yena terus meminta saya memberikan kepuasannya : di dalam kamar tempat tinggalnya saat Pak Tan dan seisi rumah sedang keluar, dan dimanapun. Kami pergi ke hotel di Malang, Jogja, Madiun, Jakarta bahkan juga Singapura. Kerap juga Yena meminta saya mencumbunya dalam mobil dan dimanapun dia jadi horny.

  • Foto Bugil Brittani Jayde memamerkan payudara bagus dan pantat seksi

    Foto Bugil Brittani Jayde memamerkan payudara bagus dan pantat seksi


    2318 views

    Duniabola99.com – foto gadis sexy Brittani Jayde lepas bikininya di kamarnya yang masih gelap mamamerkan memeknya yang botak tanpa bulu.

  • Vdeo Bokep Akari Asagiri dipijit dan ngentot ramai ramai

    Vdeo Bokep Akari Asagiri dipijit dan ngentot ramai ramai


    2318 views

  • Video Bokep Yua Ariga bermian lidah dan ngentot bergilir diluar ruangan

    Video Bokep Yua Ariga bermian lidah dan ngentot bergilir diluar ruangan


    2318 views

  • Foto Bugil Gadis remaja telanjang Colleen A menyebar kakinya yang telanjang

    Foto Bugil Gadis remaja telanjang Colleen A menyebar kakinya yang telanjang


    2318 views

    Duniabola99.com –sedang mencari foto ngentot yang terupdate setiap hari? temukan di Duniabola99 yang selalu update dan membagikan. Foto-foto ngentot pilihan terbaik duniabola99.